REAKSI DAN KESETIMBANGAN KIMIA

01.    Karbohidrat berikut akan membentuk endapan merah bata Cu2O di reaksikan dengan reagen fehling kecuali…

          (A)     Mannosa                 (D)      Glukosa

          (B)      Galaktosa               (E)       Sukrosa

          (C)      Maltosa

 

02.    Data percobaan suatu reaksi :

                                                        2 A + B2 ® 2 AB

          adalah sebagai berikut

 

Per

[A] mol/ L

[B] mol/ L

V

1

0,50

0,50

1,6.10-4

2

0,50

1,00

3,2.10-4

3

1,00

1,00

3,2.10-4

 

          Orde keseluruhan reaksi tersebut adalah:

          (A)     0                                 (D)      1

          (B)      2                                 (E)       3

          (C)      4

 

03.    Percobaan yang dilakukan untuk mepelajari  kinetika kimia dari reaksi

          A + B ® P +

          Memperhatikan hasil sebagai berikut

 

Percobaan

[A]

[B]

Laju

1

X

Y

V

2

2 X

2 Y

4V

3

4 X

Y

V

4

4 X

4 Y

16 V

 

          Dari hasil percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa persamaan laju reaksi yang sesuai adalah

(A)        laju = k [A] [B]

(B)         laju = k [A]2 [B]

(C)         laju = k [A] [B]2

(D)        laju = k [ B]1

(E)         laju = k [B]2

 

 

 LBB QL / SOAL PENGANTAR / PROGRAM INTENSIF / XII SMA / IPA                                                                      

150

 

04.    Kecepatan reaksi :

            2H2O +O2 ® 2H2O2, 

           dinyatakan dengan  V = k [H2O] [O2]

          Pernyataan yang benar adalah :

          (1)      reaksi adalah orde 1 terhadap H2O

(2)          reaksi adalah orde 2

(3)          reaksi adalah orde 1 terhadap O2

(4)          reaksi adalah orde 2 terhadap H2O2

 

05.    Pada reaksi :

          Cl2 (g)  + 2NO(g) ® 2 NOCl (g)

Jika konsentrasi reaktan dinaikkan dua kali kecepatan reaksi menjadi 8 kali semula.         Bila hanya konsentrasi Cl2 yang diperbesar dua kali kecepatan reaksi menjadi 2 kali semula.

Maka Orde reaksi NO adalah …

(A)        0                                                        

(B)         2

(C)         ½                                                      

(D)        3

(E)         1

 

06.    PCl5 dapat terdekomposisi menjadi PCl3 dan Cl2 membentuk reaksi kesetimbangan :

                                                        PCl5 PCl3 + Cl2

          Bila pada temperatur 2500 harga Kp untuk reaksi tersebut adalah 2 dan Pcl5 terdissosiasi sebanyak 10%, maka tekanan total sistem   adalah…

(A)        180 atm

(B)         150 atm

(C)         100 atm

(D)        50   atm

(E)         20   atm

 

07.    Jika tetapan kesetimbangan untuk reaksi :

2x + 2y 4z adalah 0,04.

Tetapan kesetimbangan untuk reaksi :

2z  x + y adalah

(A)        0,2

(B)         0,5

(C)         4

(D)        5

(E)         25

 

 

 

 

 

 

08.    Tetapan kesetimbangan untuk reaksi

                                  2BaO(s) + O2 (g)

          di berikan oleh :

 

(A)        K =

(B)         K =

(C)         K =

(D)        K =

(E)         K = [ O2]

 

09.    Diketahui kesetimbangan: 2HI  H2 (g) + I2 (g) jika 0,1 mol gas HI dimasukkan kedalam wadah sebesar 1liter dan dipanaskan pada suhu 1000 c terbentuk 0,02 mol gas I2.

          Pada keadaan setimbang derajat disosiasi sebesar.

(A)        0,1

(B)         0,2

(C)         0,4

(D)        0,5

(E)         0,6

 

10.    Reaksi pembuatan belerang trioksida adalah reaksi eksoterm

                                                        2SO2 (g) + O2 (g)  2SO3 (g)  

          produksi belerang trioksida dapat meningkat

          dengan cara …

(1)          menaikkan tekanan

(2)          menambahkan katalis

(3)          menurunkan suhu

(4)          memperbesar volume

 

11.    Pada 289 k reaksi

                     N2O4  2NO2                          DH = 57,2  KJ

diketahui dapat mencapai kesetimbangan  dengan Kp = 0,14. dapat disimpulkan bahwa reaksi tersebut bersifat endoterm

(1)          jika 2 mol NO2 bereaksi pada 289 k hingga mencapai kesetimbangan maka akan diserap kalor sebanyak 57,2

(2)          jika reaksi dimulai dengan N2O4 maka dalam kesetimbangan konsentrasi NO2 lebih rendah dari konsentrasi N2O4

(3)          peningkatan suhu akan meningkatkan kadar N2O4 dalam campuran kesetimbangan.

 

12.    Lanitan NaOH 0,02 M dengan volume V2 akan diencerkan hingga konsentrasi 0,004. maka jumlah air yang harus ditambahkan

          adalah

 

(A)        4 V1

(B)         5 V1

(C)         6 V1

(D)        7 V1

(E)         8 V1

 

13.    200 ml larutan asam klorida 0,2 M jika dicampurkan dengan 200 ml larutan asam klorida 0,6 M maka konsentrasinya menjadi…

(A)        0,14 M

(B)         0,32 M

(C)         0,32 M

(D)        0,2 M

(E)         0,6 M

 

14.    Kelarutan Ag2SO4 dalam air adalah 5 mol/l. maka hasil kali kelarutannya ialah …

(A)        27 s 4

(B)         3 s 3

(C)         32 s4

(D)        4 s3

(E)         9 s3

 

15.    Jika hasil kali kelarutan Ag3PO4 adalah k,  maka konsentrasi ion PO43- dalam larutan jenuhnya sama dengan :

          (A)     (K/4)1/4

(B)         (K/9) 1/4

(C)         (K/27)1/4

(D)        (K/4) 1/3

(E)         (K/9)1/2

 

16.    Larutan jenuh L(OH)3 yang sukar larut mempunyai kelarutan 10-4 mol/l. ini berarti bahwa hasil kali kelarutan dari I(OH)3 adalah..

(A)        4.10-12

(B)         27.10-16

(C)         4 x 10-16

(D)        27 x 10-12

(E)         12 x 10-16

 

17.    50 ml larutan KOH 0,2 M dicampur dengan   50 ml larutan Hcl 0,4 M. Maka untuk menetralkan campuran tersebut diperlukan larutan NaOH 0,3 M sebanyak :

(A)        25 ml

(B)         50 ml

(C)         100 ml

(D)        75 ml

(E)         125 ml

 

 

 LBB QL / SOAL PENGANTAR / PROGRAM INTENSIF / XII SMA / IPA                                                                      

151

 

18     Menurut konsep Bronsted Lowry dalam reaksi  HCl + H2O Cl + H3O +

(A)        air adalah asam karena memberi proton

(B)         air adalah basa karena memberi proton

(C)         air dan cl adalah pasangan asam bas terkonjungsi

(D)        HCl adalah asam karena menerima proton

(E)         Hcl dan Cl adalah pasangan asam basa terkonjungsi.

 

19.    Menurut persamaan reaksi asam-basa adalah CH3COOH + NH3 ® CH3COO + NH4+ yang merupakan PABT adalah …

(A)        CH3COOH dan NH3

(B)         CH3COO dan NH3

(C)         NH3 dan NH4+

(D)        CH3COO dan NH4+

(E)         CH3COOH dan NH4+

 

20.    Suatu lanitang glukosa (Mr = 180 ) dalam      100 gr air (kb = 0,52 ) mendidih pada 100,650  C. berat glukosa yang dilarutkan adalah :

(A)        5,6 gr

(B)         11,2 gr

(C)         22,5 gr

(D)        45, 0 gr

(E)         67,5 gr

 

21        16 gr suatu zat x (Mr = 40 ) elektrolit biner dilarutkan kedalam 250 gr air hingga mendidih pada suhu 1010 C, jika Kb = 0,56.

Maka  harga derajat ionisasinya.

          (A)     1/8

(B)         1/4

(C)         1/3

(D)        1/5

(E)         4/3

 

22.    Pada suhu 2720 gas Brom dapat bereaksi dengan gas NO menurut :

                                                        2NO + Br2 ® 2 NO Br

          dari reaksi itu diperoleh data

 

Percobaan

(CNO)

(Br2)

V

1

0,1 M

0,05 M

6

2

0,1 M

0,10 M

12

3

0,1 M

0,20 M

24

4

0,2 M

0,05 M

24

 

          Reaksi tersebut adalah reaksi orde (tingkat ) :

(A)        0

(B)         1

(C)         2

(D)        3

(E)        

 LBB QL / SOAL PENGANTAR / PROGRAM INTENSIF / XII SMA / IPA                                                                       

152

4

135

 

23.    Untuk reaksi : A + B ® hasil

(1)          Bila konsentrasi awal A dinaikkan 2 kali pada konsentrasi B tetap maka kecepatan reaksi dua kali lebih besar.

(2)          Bila konsentrasi awal A dan B masing-masing dinaikkan 2 kali maka kecepatan reaksi 8 kali lebih besar.

Persamaan kecepatan reaksinya adalah :

(A)        k (A)

(B)         k (A) 2

(C)         k (A) (B)

(D)        k(A)2 (B)2

(E)         k (A) (B)2

 

24.    Kecepatam reaksi dari suatu reaksi gas   dinyatakan sebagai k [A]2 [B] .

          Bila volume  gas-gas tersebut diperkecil menjadi 1/2  kali  dari volume semula, maka kecepatan  reaksinya jika dibandingkan dengan kecepatan reaksi semula akan menjadi

(A)        1/8 kali

(B)         1/16 kali

(C)         1/4 kali

(D)        4 kali

(E)         8 kali

 

25.    920 gram gas N2O4 dengan derajat dissosiasi 0,2 mengurai menjadi gas No2 dalam bejana   10 liter.  (N =14 ; O = 16 ).

          Tetapan  kesetimbangannya adalah :

(A)        ½

(B)         1/3

(C)         ¼

(D)        1/5

(E)         1/6

 

26.    Perhatikan reaksi

                     2N2O(g) + N2H4 (g) 3N2 (g) + 2H2O (g)

Jika 0,1 mol N2O dan 0,1 mol N2H4 di  campurkan dalam volum 10 liter dan di biarkan mencapai kesetimbangan , ternyata bahwa x mol N2O telah bereaksi. Jadi konsentrasi N2 dalam kesetimbangan adalah …

(A)        0,10 x mol / L

(B)         0,15 x mol L

(C)         0,67 x mol L

(D)        x mol/ L

(E)         10 x mol / L

 

27.    Suatu reaksi dengan rumus kecepatan reaksi       V = k (x) (y) (z) adalah reaksi tingkat satu

SEBAB

          Pada rumusnya V = k(A) (B) (C), pangkat dari konsentrasi x, y, z masing masing  adalah satu .