REAKSI REDOKS

1.      Diantara reaksi-reaksi dibawah ini yang bukan merupakan reaksi redoks ialah…

(A)        SnCl2 + I2 + 2HCl ® SnCl4 + 2HI

(B)         H2 + C ® 2 HCl

(C)         Cu2O + C ® 2Cu + CO

(D)        CuO + 2HCl ®CuCl2 + H2O

(E)         MnO2 + 4HCl ® MnCl2 + 2H2O + Cl2

 

02.    Pada persamaan reaksi redoks :

          MnO4 + 6 H+ + b C2O42 ®

          a Mn2+ + 8H2O + 10 C2

(A)        2 dan 3

(B)         2 dan 4

(C)         2 dan 5

(D)        3 dan 5

(E)         4 dan 4

 

03.    Sesuai dengan reaksi belum setara di bawah ini  

          ClO2 + H2O ®HclO3 + HCL

(1)          reaksi diatas reaksi redoks

(2)          ClO2 hanya mengalami oksidasi

(3)          reaksi yang stoikiometri berlangsung antara 2 mol ClO2 dan 1 mol H2O

(4)          H2O mengalami reduksi

 

04.    Diketahui :

          Ni 2+ + 2e ®Ni                  E0 = – 0,25 v

          Pb2+ + 2e ®Pb                   E0 = – 0,13 v

Potensial standar sel volta yang terdiri dari elektroda Ni dan Pb adalah…

(A)        – 0,38  v

(B)         – 0, 12 v

(C)         + 0, 12 v

(D)        + 0, 25 v

(E)         + 0, 38 v

 

05.    Berdasarkan data :

          Fe2+ + 2e ®Fe                     E0 = – 0,44 v

          Pb2+ + 2e ®Pb                    E0 = – 0,13 v

          Zn2+ + 2e ® Zn                 E0 = – 0,76 v

          Sn 2+ + 2e ® Sn                  E0 = – 0,14 v

Maka reaksi yang dapat berlangsung dalam keadaan standart ialah ..

(1)          Zn + Fe2+ ® Zn2+ + Fe

(2)          Fe + Pb2+ ® Fe2+ + Pb

(3)          Zn + Sn2+ ® Zn2+ + Sn

(4)          Pb + Zn2+ ® Pb 2+ + Zn

143

 

06.    Diketahui data:

          Cu 2+ + 2e ® Cu                E0 = +0,34 v

          Mg 2+ + 2e ® Mg              E0 = – 2,34 v

          Pb2+ + 2e ®  Pb                 E0 = – 0,13 v

          Data tersebut memberikan informasi akan

          berlangsung reaksi berikut:

(1)          Cu + Mg2+ 1 M

(2)          Pb + Cu 2+ 1 M

(3)          Pb + Mg 2+ 1 M

(4)          Mg + Cu2+ 1 M

 

07.    Jika diketahui :

          Cu2+ + 2e ® Cu                E0  =  + 0,34 v

          Sn2+ + 2e ® Sn                 E0 = – 0,14 v

          Zn + Cu2+ ® Cu + Zn 2+ E0 = + 1,10 v

          Potensial standart bagi reaksi :

          Zn + Sn 2+ ® Zn2+ + Sn adalah

(A)        + 1,44 v

(B)         + 1,24 v

(C)         + 0,96 v

(D)        + 0,76 v

(E)         + 0,62 v

 

08.    Diketahui :

          E0 Pb2+ /Pb = – 0,13 volt

          E0 Fe2+ / Fe = – 0,44 volt

Jika kedalam larutan yang mengandung ion Fe2+ 1 M dan ion larutan Pb2+ 1M ditambah serbuk Fe dan Pb, apakah yang terjadi

(A)        konsentrasi Fe2+ dan Pb2+ meningkat

(B)         konsentrasi Fe2+ meningkat, sedang konsentrasi Pb2+ berkurang

(C)         konsentrasi Fe2+ berkurang, sedang konsentrasi Pb2+ meningkat

(D)        konsentrasi Fe2+ dan Pb2+ berkurang

(E)         tidak terjadi apa-apa.

 

09.    Pada setiap sel elektrokimia terjadi oksidasi pada anoda dan reduksi pada katoda

SEBAB

          Reaksi pada setiap sel elektrokimia merupakan reaksi redoks.

 LBB QL / SOAL PENGANTAR / PROGRAM INTENSIF / XII SMA / IPA                                                                      

160

 

10.    Unsur-unsur yang bernomor atom 14, 15, dan   16 mempunyai sifat-sifat kimia yang serupa

SEBAB

          Unsur-unsur tersebut dengan nomor atom     tersebut diatas terletak pada periode yang

          sama dalam sistem periodik

 

11.    Titik didih HF lebih tinggi dari pada HCl.  

          Hal ini di sebabkan karena antara molekul-molekul HF terdapat ikatan..

(A)        kovalen

(B)         ion

(C)         hidrogen

(D)        vander waals

(E)         kovalen koordinat

 

12.    Kalau unsur x mempunyai nomor atom 26, maka :

(1)          dalam sistem periodik bentuk panjang, unsur tersebut termasuk golongan unsur peralihan.

(2)          Konfigurasi elektron dikulit terluarnya adalah 4s2 4p6

(3)          Unsur tersebut mempunyai valensi lebih dari Satu.

(4)          Dalam sistem periodik panjang, unsur tersebut termasuk unsur golongan utama.

 

13.    Diantara sifat-sifat berikut yang paling selaras dengan unsur-unsur golongan IIA kalau dibanding dengan unsur-unsur golongan IA, ialah..

(A)        potensial ionisasi lebih besar

(B)         jari-jari ion lebih besar

(C)         sifat basa lebih besar

(D)        reduktor yang lebih kuat

(E)         titik didih lebih rendah

 

14.    Lambang 92U238 berarti unsur uranium mempunyai :

(1)          92 proton dan 238 netron

(2)          92 proton dan 146 netron

(3)          92 proton dan 146 elektron

(4)          92 proton dan 92 elektron

 

15.    Jika suatu unsur x yang mempunyai  konfigurasi elektron :

          1s2 2s2 2p6 3s 2 3p6 3d10  4s2,

          Maka unsur tersebut :

(1)          mempunyai nomor atom 30

(2)          merupakan unsur alkali tanah

(3)          terdapat pada periode 4 dalam sistem periodik

(4)          termasuk unsur golongan jenis A

 LBB QL / SOAL PENGANTAR / PROGRAM INTENSIF / XII SMA / IPA                                                                       

161

 

16.      Diketahui unsur-unsur P, Q, R dan S masing-masing mempunyai konfigurasi elektron :

          P : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4

          Q : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5

          R : 1s2  2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p3

          S : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p5

Diantara unsur-unsur tersebut yang terletak   dalam satu golongan ialah :

(A)        P dan Q

(B)         P dan R

(C)         P dan S

(D)        Q dan R

(E)         Q dan S

 

17.    Pasangan senyawa di bawah ini yang  keduanya merupakan senyawa kovalen adalah

(A)        NaCl dan HCl

(B)         CH4 dan CO2

(C)         CO dan MgBr2

(D)        HI dan CaCl2

(E)         H2O dan NaI

18.    Unsur x dengan konfigurasi elektron :            1s2 2s2 2p5 dengan Mg12 akan membentuk senyawa :

(A)        MgX

(B)         Mg2X

(C)         MgX2

(D)        MgX3

(E)         Mg2X3

 

19.    Suatu unsur netral mempunyai 2 elektron dalam kulit pertama, 8 elektron dalam kulit kedua dan 7 elektron dalam kulit ketiga. Jumlah total elektron dalam orbital s adalah ..

(A)        6

(B)         2

(C)         17

(D)        8

(E)         7

 

20.    Diketahui nomor atom Fe = 26 , konfigurasi elektron ion Fe+3 adalah

(A)        1s2  2s2  2p6 3s2 3p6 4s2  3d6

(B)         1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5

(C)         1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d3

(D)        1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d4

(E)         1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d6

 

21.    Nomor atom belerang adalah 16. dalam anion sulfida 2s2-, konfigurasi elektronnya adalah…

(A)        1s2 2s2 2p6 3s2 3p4

(B)         1s2 2s2 2p6 3s2 3p6

(C)         1s2 2s2 2p6 3s2 3p3

(D)        1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2

(E)         1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1

 

22.    Suatu ion logam M+ mempunyai konfigurasi elektron : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6, bila 0,78 gram logam M dimasukkan ke dalam air terbentuk 224 ml gas H2 pada keadaan standart. Jumlah proton, elektron, dan netron yang terdapat dalam tiap atom logam M adalah…

(A)        17, 17, 18

(B)         18, 18, 21

(C)         18, 19, 20

(D)        18, 18, 39

(E)         19, 19, 39

 

23.    Ion X+ mempunyai konfigurasi elektron         1s2 2s2 2p6, harga keempat bilangan kuantum elektron valensi dari atom X adalah :

(A)        n = 2, l = 0, m = 0, s = –1/2

(B)         n = 2, l = 1, m = +1, s = –1/2

(C)         n = 3, l = 0, m = 0, s = + ½

(D)        n = 3, l = 1, m = -1, s = + ½

(E)         n = 3, l = 1, m = 0, s = + ½

 

24.    Unsur-unsur periode ketiga Na, Mg, Al, P, S, Cl, dan Ar, atas dasar konfigurasi elektron maka dapat dikatakan…

(A)        Na paling sukar bereaksi

(B)         P, S, dan Cl cenderung membentuk basa

(C)         Si adalah logam

(D)        Na, Mg, dan Al dapat berperan sebagai pengoksidasi

(E)         Energi ionisasi pertama Ar paling besar.

 

25.    Sifat-sifat yang sesuai untuk unsur-unsur halogen adalah….

(1)          dapat membentuk senyawa dengan logam

(2)          dengan hidrogen membentuk senyawa yang bersifat asam

(3)          elektronegatifitasnya lebih besar dibanding dengan unsur-unsur golongan lain.

(4)          Membentuk molekul diatomik

 

26.    Unsur X terdapat pada golongan karbon dan unsur Y mempunyai nomor atom 17. senyawa yang dapat terbentuk dari kedua unsur tersebut adalah..

(A)        XY

(B)         X2Y

(C)         XY2

(D)        XY3

(E)         XY4

 

 

 

 

 

 LBB QL / SOAL PENGANTAR / PROGRAM INTENSIF / XII SMA / IPA                                                                      

162

 

27.    Unsur mempunyai konfigurasi elektron

(A)        1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 3d1

(B)         1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 4s2

(C)         1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1

(D)        1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d1

(E)         1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d2

 

28.    Dalam atom Ni dengan nomor atom 28 terdapat elektron yang tidak berpasangan sebanyak …

(A)        1

(B)         2

(C)         3

(D)        4

(E)         5

 

 

 
 

145

 

Iklan